Kategori Bertita: "Ekonomi"
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER.NET, SALE - Petani Jinanten Kecamatan Sale, panen perdana padi hibrida varietas Hipa21, Kamis (17/12/2020).


Hipa21 merupakan benih padi hibrida varietas unggul yang baru dikembangkan. Varietas ini diyakini mampu mengahasilkan jumlah panenan yang lebih tinggi dibanding varietas hibrida lainnya. 


Dari panenan padi di Jinanten ini, didapatkan hasil ubinan rata-rata 3,1 ton per hektare.


Direktur Benih Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Republik Indonesia, Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan untuk peningkatkan produksi pangan nasional, pemerintah menggunakan varietas unggul baru dengan jenis hibrida karena jenis ini berpotensi mendapatkan hasil lebih tinggi dibanding inbrida sehingga tidak memerlukan banyak lahan.


"Hipa21 merupakan varietas terbaru jenis hibrida hasil rakitan anak bangsa," ucapnya.


Bupati Hafidz yang mengikuti panen perdana di Jinanten tersebut mengatakan dilakukannya pembenihan kepada petani dalam rangka untuk kecukupan pangan dan kesejahteraaan petani. 


"Salah satu tujuan intinya pembenihan pemberdayaan apa saja dalam rangka untuk kecukupan pangan dan kesejahteraaan petani. Oleh karena itu, tidak ada kata lain kita harus berjuang terus, bagaimana pembenihan-pembenihan yang bisa meningkatkan produktifitas kesejahteraan ini kita terus upayakan," ucapnya.


Hafidz menambahkan, mengingat benih yang ditanam ini benih varietas baru harapannya kepada pemerintah pusat, ada bantuan pengawalan pemasaran kepada kelompok tani dan adanya asuransi bagi petani untuk menghindari kerugian ketika terjadi kegagalan tanam. 


"Selain itu, apabila ada program pemberian benih padi harus tepat waktu, jangan sampai petani sudah selesai ditanam, bantuannya baru diberikan," imbuhnya.



Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengungkapkan pembenihan padi hibrida seluas 5 hektare berlokasi di Desa Sale dan Desa Jinanten, Kecamatan Sale, dengan fasilitasi sarana prasarana produksi dari Kementan Rp8,1 juta perhektare.


"Hasil ubinan rata-rata 3,1 ton per hektare, sehingga pendapatan petani rata-rata Rp58,7 juta per hektare," ucapnya.


Selain padi, juga dilaksanakan pembenihan jagung hibrida seluas 154 hektare yang berada di Kecamatan Sale 95 hektare, Kecamatan Pamotan 15 hektare, Kecamatan Sedan 18 hektare dan Kecamatan Pancur 28 hektare, dengan fasilitasi sarana prasarana produksi dari Kementan Rp5,3 juta per hektare.


Sampai saat ini sudah panen 141 hektare dengan jumlah produktifitas rata-rata 4 ton per hektare dengan pendapatan petani rata-rata Rp23 juta perhektare. Aba

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER.NER, KOTA - PT Semen Gresik (SG) terus berupaya mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang agar kompetensi mereka terus meningkat melalui program Rumah BUMN. Caranya dengan membenahi potensi apa saja yang masih bisa dikembangkan atau disebut juga dengan istilah scale-up.


Kepala Unit Komunikasi dan CSR Semen Gresik Dharma Sunyata mengatakan, proses scale-up ini dilakukan agar UMKM mampu bertahan di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Secara teknis, ada empat tahapan yang akan dilewati pelaku UMKM Rembang yaitu go modern, go digital, go online, dan go export. 


Dharma menjelaskan, Rumah BUMN menerima semua produk UMKM yang dihasilkan masyarakat Rembang. Seluruhnya akan melalui proses kurasi sebelum mendapatkan kesempatan untuk ditampilkan di galeri Rumah BUMN. 


"Kemudian mereka akan dibantu dengan sistem pemasaran Rumah BUMN baik secara door to door marketing ke berbagai instansi dan juga secara online baik melalui sosial media ataupun marketplace yang sedang dikembangkan sendiri," kata Dharma dalam siaran persnya, Senin (16/11).


Dharma menerangkan, teknik yang digunakan cukup berhasil untuk membuat produk-produk UMKM Rembang laris di pasaran. Pasalnya Rumah BUMN tidak mengambil untung sama sekali dari harga produk yang ditawarkan UMKM. Sehingga menjadi penawaran yang paling bersaing dan kompetitif di antara pusat oleh-oleh Rembang. 


Menurutnya salah satu tujuan berdirinya Rumah BUMN yaitu untuk menjadi pusat rujukan oleh-oleh Rembang. Ketika ada orang dari luar kota yang datang ke Rembang, mereka akan mencari oleh-olehnya ke Rumah BUMN karena harganya paling kompetitif dibandingkan yang lain. 


"Selama bulan Agustus sampai November 2020 produk-produk UMKM Rembang yang ditawarkan melalui Rumah BUMN Semen Gresik telah meraup omzet sebesar 115 juta rupiah," kata Dharma Sunyata.


Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia Group (SIG), lanjut Dharma, Rumah BUMN Semen Gresik juga memiliki tujuan jangka panjang yaitu mempersiapkan generasi muda atau milenialis di Kabupaten Rembang agar mampu menciptakan lapangan kerja selepas mereka selesai sekolah atau kuliah. 


Untuk mempersiapkannya, Rumah BUMN memiliki fasilitas yang sangat lengkap terutama untuk kebutuhan audio-visual, co-working space, dan sebagainya yang sangat berguna untuk mengingkatkan produktivitas anak-anak muda Rembang.


Di samping itu, anak-anak muda di Rembang juga sering berkolaborasi dengan para pelaku UMKM yang didominasi ibu-ibu untuk membantu mereka membuatkan konten produk ataupun menjadi marketer.


"Harapannya, dengan wawasan bisnis yang biasa anak-anak muda itu lakukan sehari-hari di Rumah BUMN maka setelah mereka lulus sekolah atau kuliah akan mampu membuka usahanya sendiri," pungkas Dharma. Ril

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER.NET, GUNEM - PT Semen Gresik (SG) menyuplai 40 ribu ton bahan baku untuk pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Senior Vice President (SVP) of Sales SIG Rahman Kurniawan mengatakan, SG mulai memasok kebutuhan bahan baku untuk pembangunan JIS sejak bulan Januari 2020 lalu.


"Kami mengestimasi pekerjaan akan selesai pada bulan Juni 2021. Namun kemungkinan besar jumlah semen yang disuplai akan bertambah menjadi sekitar 60 ribu ton," kata Rahman Kurniawan dalam siaran persnya, Senin (23/11).


Rahman menjelaskan, proyek Jakarta International Stadium akan dibangun di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi dan berkapasitas daya tampung 82 ribu penonton dengan konsep green building serta dilengkapi atap stadion yang bisa dibuka-tutup secara otomatis.


Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia Group (SIG), jelas Rahman, Semen Gresik akan berperan dalam pembangunan fondasi dan juga tiang pancang Jakarta International Stadium dengan menggunakan produk semen UltraPro yaitu jenis semen Ordinary Portland Cement (OPC) atau tipe I. 


Adapun semen UltraPro produksi Semen Gresik ini merupakan semen hidrolis yang memadukan kemudahan pengerjaan dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal sehingga cocok untuk konstruksi kokoh yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi. Hal ini menjadi pertimbangan principal subkontraktor Jakarta International Stadium memilih semen UltraPro karena spesifikasi fondasi dan tiang pancang stadion bertaraf Eropa itu membutuhkan bahan baku yang kuat tekan awal dan akhir yang tinggi, waktu pengeringan yang optimal, dan hasil akhir yang kokoh. 


“Sampai sejauh ini pengerjaan fondasi dan tiang pancang Jakarta International Stadium sudah mencapai sekitar 60 persen," kata Rahman.


Selain proyek Jakarta International Stadium, Semen Gresik juga turut terlibat dalam beberapa proyek monumental lainnya seperti Masjid Istiqlal, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tol Trans Jawa, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara New Yogya International Airpot, Tol Pandaan Malang, dan sebagainya. (Ril)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER. NET, KOTA - Upaya PT Semen Gresik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan, baik wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora sangat luar biasa. Apalagi dengan pendirian perusahaan patungan yang dinamai PT Sinergi Mitra Operasi Rembang (PT SMOR) yang sebagian sahamnya dimiliki oleh BUMDes di 6 desa.


Hal itu diucapkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang Imam Maskur saat kunjungannya di PT Semen Gresik pabrik Rembang, Selasa (17/11/2020).


Dengan dilibatkannya BUMDes dalam pendirian PT SMOR ini sejalan dengan program strategis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan. 

Dengan cara ini, lanjut Imam, BUMN dapat beroperasi dengan dukungan potensi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga mendapat manfaat dari kehadiran BUMN untuk peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka.


“Dengan pendirian PT SMOR yang salah satu sahamnya dimiliki oleh temen-temen BUMDes dari 6 desa. Saya terimakasih sekali BUMDes bisa dilibatkan dalam pendirian PT SMOR ini dan memang itu kemauan dari pak Gubernur seperti itu. Jadi kaitannya memandirikan masyarakat yang ada disekitar PT Semen Gresik ini,” ungkapnya.


Sementara itu, Plt Direktur Utama Semen Gresik M. Supriyadi menyebutkan pendirian perusahaan patungan ini bertujuan untuk mengoptimalkan upaya peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang, yang mencakup pembangunan ekonomi desa, peningkatan pendidikan hingga pengembangan infrastruktur. 

Komposisi kepemilikan saham dalam perusahaan patungan PT SMOR ini adalah 52% saham dimiliki oleh Semen Gresik dan 48% saham dimiliki oleh PT BUMDes secara bersama-sama. (Ril) 

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER.NET, KOTA - PT Semen Gresik (SG) kembali kokoh mempertahankan  bendera emas untuk Surveillance ISO 45001:2018 dan PP No. 50 tahun 2012 tentang sistem manajemen keselamatan dan Kesehatan kerja (SMK3) dengan nilai 94,57.


Kedua pencapaian ini berhasil didapatkan setelah menjalani proses sertifikasi audit dan surveillance audit pada Senin, (09/11) hingga Selasa, (10/11) bersama Lembaga Sertifikasi dari PT. Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO). Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama SG juga berhasil memperoleh sertifikasi ISO 50001:2018 tentang sistem manajemen energi.


Pada Sertifikasi audit ISO 45001:2018 tentang SMK3 dan PP No. 50 tahun 2012, Semen Gresik sebelumnya telah memperoleh bendera emas di tahun 2019, dan di tahun ini kepercayaan itu kembali didapatkan.


Selain sebagai standar penerapan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan, pemenuhan PP No. 50 Tahun 2012 ini terkait kewajiban dari peraturan Nasional, di mana perusahaan yang mempunyai 100 karyawan atau lebih dan yang memiliki resiko tinggi, wajib menerapkan SMK3.


Taufik Susanto, Pgs Kepala Unit Sistem Manajemen SG, menjelaskan bahwa hasil dari audit ini menjadi pencapaian penting bagi SG dalam mempertahankan standar penerapan SMK3 secara optimal.


“Alhamdulillah,Semen Gresik mampu mempertahankan pencapaian Bendera Emas atau level tertinggi dalam penerapan SMK3 ini. Tentunya melalui upaya dan komitmen  bersama dalam Penerapan Zero Accident serta penciptaan lingkungan kerja yang aman serta sehat di seluruh lokasi kerja Semen Gresik.” Ujarnya.


Sedangkan dalam pencapaian sertifikasi ISO 50001:2018 tentang sistem manajemen energi, persiapan dan tahapan sertifikasi ini dilakukan dengan cara yang sistematis dengan pelaksanaan yang matang.


“Tahapan sertifikasi ISO 50001:2018 tentang energi ini cukup berbeda dengan sistem manajemen lainnya. Paling utama adalah meningkatkan awareness kepada seluruh karyawan, kemudian melakukan gap analysist terhadap persyaratan yang ada, melengkapi dokumen yang dibutuhkan, menyiapkan kompetensi manager energi melalui pelatihan, audit teknis dan audit internal, hingga akhirnya Semen Gresik dinyatakan berhasil meraih sertifikasi energi ini, “ kata Taufik Susanto.


Semen Gresik dalam upaya menerapkan sistem manajemen energi secara konsisten memiliki berbagai strategi, yaitu dengan sosialisasi kepada seluruh unit kerja, mengadakan audit internal dan melakukan rapat tinjauan manajemen secara berkala. Upaya ini untuk memastikan standar operasional prosedur dalam konservasi energi & langkah optimalisasi penggunaannya dapat diterapkan oleh seluruh karyawan perusahaan secara konsisten. Sehingga mampu mendukung keunggulan operasional dan menunjang efisiensi yang signifikan dalam segala lini. (Ril) 

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


REMBANGCYBER.NET, KOTA - PT Semen Gresik (SG) disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkup pabrik dan perkantoran untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.


Kepala Unit SDM dan Sarana Umum Semen Gresik, Taufik Santoso mengatakan, ada beberapa strategi yang dilakukan SG agar seluruh karyawan tidak terinfeksi virus corona.


"Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia Group (SIG), Semen Gresik menerapkan program cosmic yaitu melaporkan setiap fasilitas protokol kesehatan (prokes) yang mereka miliki seperti wastafel, hand sanitizer, media sosialisasi, dan sebagainya kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui pelaporan terpusat SIG," ucap Taufik dalam siaran persnya, Selasa (20/10/2020).


Fasilitas-fasilitas itu, tambah Taufik, dilaporkan secara berkala setiap satu minggu sekali kepada Kementerian BUMN sebagai upaya kontrol dan koordinasi terkait pencegahan penularan Covid-19 di kawasan perkantoran. 


"Selain itu, Semen Gresik juga menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar seluruh karyawan dapat bekerja dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan seperti wastafel untuk cuci tangan di area kerja, hand sanitizer di setiap ruangan kerja serta media sosialisasi seperti poster," imbuhnya. 


SG juga secara konsisten melakukan sosialisasi dan penguatan kepada karyawan dan keluarganya melalui webinar yang berkaitan dengan pencegahan penularan Covid-19 melalui program BISIK (Bincang Asik Bersama Semen Gresik).


SG juga konsisten melakukan pencegahan penularan Covid-19 secara berkala dan memantau kesehatan seluruh karyawan setiap harinya.


Program pencegahan penularan Covid-19 di kawasan pabrik Semen Gresik sudah dimulai sejak bulan Maret 2020 lalu ketika pemerintah secara resmi mengimbau masyarakat Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan. (Rom) 

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER. NET, SULANG - Pandemi Covid-19 berdampak pada tingginya minat masyarakat untuk bersepeda demi menjaga kebugaran dan menjaga imunitas tubuh. Hal ini, membawa berkah tersendiri bagi  bengkel sepeda di Kabupaten Rembang.

Salah satu dari sekian banyak bengkel sepeda yang kecipratan berkah pandemi Covid-19 adalah bengkel sepeda milik Arifin yang buka praktek di Jalan Rembang-Blora, KM 13 Rembang, tepatnya di Desa Kemadu Kecamatan Sulang.

Sejak pandemi melanda, Arifin mengaku kebanjiran order baik layanan servis maupun perbaikan sepeda.

Dikatakannya, pada hari biasa, dirinya biasa menerima jasa servis dan perbaikan dari para pelanggan. Namun, empat bulan terakhir, bengkel sepedanya kebanjiran order.

Tak hanya langganan tetapnya, tapi juga dari penghobi baru yang bergelut dengan dunia gowes ketika tren bersepeda mulai mewabah seiring pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah banyak yang ke sini. Jadi ya ramai terus," ucapnya.

Arifin yang menggeluti dunia bengkel sepeda secara turun temurun mengaku tren sepeda saat ini memang sangat berdampak  pada usaha yang digelutinya.

Pada hari biasa, dia hanya memperbaiki sepuluhan sepeda, namun saat pandemi seperti ini, mengalami lonjakan hingga duaratus persen.

Hal itu membuatnya kewalahan, sehingga tak dapat langsung bisa menangani kerusakan sekali jadi. Dengan terpaksa sepeda harus opname beberapa hari tergantung kerusakannya.

"Banyak yang datang, jadi gak bisa sekali jadi. Yang ringan bisa langsung kita kerjakan, tapi kalau berat ya harus opname atau ditinggal," Imbuhnya.

Arifin  menambahkan, saat job ramai dia justru mengaku kesulitan mendapatkan onderdil atau sukucadang. Dia sendiri tak tahu penyebab pastinya, namun sejak bersepeda menjadi tren, dia kesulitan mendapatkan onderdil di toko langganannya.

"Alasannya, stok minim dan mau dijual sendiri. Jadi ya pontang-panting," imbuhnya.

Arifin menggeluti bisnis bengkel sepeda sudah lebih dari 10 tahun. Keahliannya memperbaiki sepeda diwarisinya dari sang ayah.
Ketika sang ayah dipanggil sang kholik, Arifin meneruskan usaha bengkel sepeda yang dirintis ayahnya.

Soal fenomena tren bersepeda,  Arifin mengaku sangat bersyukur. Sebab, pengguna jasa bengkelnya bertambah banyak sehingga omzet yang didapat juga semakin meningkat.
Untuk besaran tarif, dia mengaku tidak mematoknya, melainkan disesuaikan dengan kerusakan.

"Biaya tergantung kerusakan. Jadi kalau harga  kita sesuaikan tingkat kesulitannya," tegasnya.
Meski pandemi Covod-19 membawa berkah bagi bengkelnya, Arifin sendiri berharap pandemi segera berlalu sehingga kehidupan masyarakat kembali normal.

Arifin optimis bengkelnya akan tetap ramai meski pandemi berakhir, lantaran minat masyarakat bersepeda saat ini sudah sangat mewabah.

"Semoga Corona segera berlalu. Yang penting kita berolahraga sehingga sehat," pungkasnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER. NET, KOTA - Seratusan bakul belanja keliling di Rembang, Jawa Tengah ngudarasa kepada Bupati Rembang, H Abdul Hafidz terkait sulitnya perekonomian di masa pandemi Covid-19, Sabtu (15/8/2020).

Kepada Bupati Hafidz, mereka mengeluhkan sepinya penjualan akibat lesunya daya beli masyarakat. Mereka berharap pemerintah mengucurkan bantuan permodalan sehingga mereka bisa bertahan.

"Sejak Covid-19, kami pontang panting. Dagangan sepi, sementara kami harus menanggung hutang modal yang kami peroleh dari kospin (koperasi simpan pinjam) yang bunganya tinggi.

Saya bingung harus bagaimana, suami sudah tidak kerja. Saya berharap pemerintah membantu kami pinjaman lunak syukur hibah sehingga kami tetap bisa jualan keliling," ucap Nunik, warga Dukuh Kedungdoro, Desa Leteh Kecamatan Rembang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang, H Abdul Hafidz berjanji Pemkab akan mengucurkan bantuan permodalan bagi pedagang keliling dan UMKM di Rembang berupa pinjaman lunak tanpa agunan dengan bunga 4 persen pertahun untuk pemulihan ekonomi.

"Tidak pakai agunan. Bunganya hanya 4 persen pertahun. Nanti juga ada program hibah bantuan permodalan dengan syarat tertentu.

Penyalurannya nanti melalui Bank  Kredit Kecamatan (BKK) " terang Hafidz.
"Nanti bakul keliling masuk prioritas. Mekanismenya seperti apa, nanti diurusi pihak BKK. Pokoknya, tidak lama lagi," Imbuh Hafid.
Bupati Hafidz berharap dengan kucuran pinjaman yang diberikan dapat membantu mereka  sehingga pemulihan perekonomian warga dapat segera dilaksanakan di tengah pandemi. (Aba)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER.NET, KALIORI - Petani garam di Kabupaten Rembang mengeluhkan harga garam rakyat yang terjun bebas. Hal ini mengakibatkan petani merugi.

Tak ingin menanggung kerugian yang lebih besar,  sebagian petani enggan mengolah tambaknya.
Seorang petani garam asal Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Suhendra mengatakan, harga garam di tingkat petani saat ini turun drastis di kisaran Rp170 hingga Rp200 per kilogram.

"Anjloknya harga garam rakyat dipicu impor garam yang dilakukan oleh pemerintah. Ini sangat merugikan bagi petani garam," ucapnya, Rabu (22/7/2020).

Hendro menambahkan, karena rugi, banyak petani garam lebih memilih banting setir menggeluti sektor pekerjaan lain yang dianggap lebih menghasilkan seperti kerja menjadi buruh bangunan atau melaut mencari ikan.

Diakuinya,  harga garam di pasaran selama ini memang sangat fluktuatif. Namun kali ini, harga garam benar-benar membuat petani meradang.

"Tahun lalu harga garam bisa mencapai Rp1000 hingga Rp1500 per kilogram. Namun saat ini, harga garam jeblok. Jangankan meraih untung, untuk menutup biaya produksi saja petani harus nombok," imbuhnya.

Hingga pertengahan bulan Juli ini, petani garam di Rembang belum melakukan aktifitas mengolah tambak. Padahal biasanya bulan Juli seperti ini ramai-ramainya petani tambak memproduksi garam.

Sebenarnya cuaca saat ini sangat mendukung untuk proses pembuatan garam. Namun karena harga garam yang tak lagi asin, petani garam di Rembang enggan mengolah lahan tambak mereka.

Petani garam di Rembang berharap pemerintah mengkaji ulang kebijakan impor garam untuk melindungi nasib petani garam yang tercekik di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. (Aba)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.

REMBANGCYBER.NET, GUNEM - Inovasi karyawan PT Semen Gresik berhasil menyisihkan ratusan peserta dan lolos tahap akhir kompetisi ajang BUMN Millennial Innovation Summit (MIS) 2020.

Inovasi berjudul "Harmonisasi Industri & Lingkungan Melalui Integrated Farming System" tersebut dinilai memiliki dampak positif bagi sosial dan lingkungan sekitar perusahaan persemenan terkemuka ini.

BUMN MIS 2020 merupakan ajang temu inovasi dan sekaligus apresiasi bagi para pekerja muda di lingkungan Kementerian BUMN.

Event bergengsi diharapkan mampu memicu budaya pengembangan teknologi dan pemerataan kemampuan inovasi serta sekaligus memacu milenial untuk berkontribusi dan melakukan perubahan demi BUMN dan Indonesia Maju.

Innovation Officer PT Semen Gresik Rachmad Solikin mengatakan ada156 BUMN dan anak perusahaan di seluruh Indonesia yang mengikuti event bergengsi ini. Ada tiga kategori inovasi yang dikompetisikan yakni Business Strategy, Technology Breakthrough dan Social Innovation.

Tiap kategori hanya dipilih 10 besar yang berhak maju ke babak Innovation Bootcamp dan Panel Judgement MIS 2020 yang digelar Juli mendatang. Dan inovasi dari PT Semen Gresik merupakan salah satu karya yang lolos ke babak akhir kompetisi untuk kategori Social Innovation.

Kategori ini merupakan representasi inovasi yang memiliki dampak positif bagi sosial dan lingkungan.

"Capaian ini kian menegaskan jika semangat inovasi benar-benar sudah menjadi budaya kerja di lingkup Semen Gresik," kata Rachmad Solikin, Jumat (26/6/2020).

Inovator "Harmonisasi Industri & Lingkungan Melalui Integrated Farming System" merupakan karyawan Semen Gresik lintas bagian. Mulai dari tambang, SMSG hingga CSR. Personilnya yakni Alfi Fadhli, Fuka Yudha Praditya, Hendra, Ki Agus Yonori Eka (kapten tim) M Fachrurrozi dan Endar Drianto.

Menurut Endar Drianto, inovasi Semen Gresik berada di lahan tambang non IUP seluas 37 hektar. Di lahan tersebut, dijalankan progam P4T (pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan terpadu) yang terdiri dari empat progam yang satu dengan lainnya saling terintegrasi. Yakni pembuatan edupark, embung tadah hujan, kebun hortikultura dan pertanian Semen Gresik.

Progam ini melibatkan berbagai stakeholder. Mulai dari manajemen Semen Gresik, petani, pemerintah desa, hingga BUMDes sekitar perusahaan, terlebih yang berlokasi di wilayah Kabupaten Rembang.

"Dampak sosial inovasi ini beragam. Mulai dari transfer pengetahuan kepada petani, pendapatan untuk BUMdes, peningkatan kualitas SDM warga sekitar perusahaan dan lainnya. Sedang dampak lingkungan, lahan yang semula tandus dan kering karena tadah hujan sekarang lebih hijau dan produktif," ujar Manajer Tambang PT Semen Gresik ini.

Wakil Ketua Pelaksanaan MIS 2020 Andus Winarno dalam keterangan tertulisnya mengatakan para peserta yang mengikuti MIS 2020 adalah karyawan BUMN dan anak perusahaan kategori generasi milenial. Mereka merupakan talenta juara BUMN yang inovatif dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

"Ini sesuai spirit Menteri BUMN yang ingin melihat talenta-talenta muda yang hebat dan berprestasi di BUMN," tandas Andus Winarno yang juga Asisten Deputi Manajemen SDM Kementrian BUMN. (Ril)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
REMBANGCYBER.net, KOTA - PT Sari Buana Rembang menyumbangkan 1000 koli beras kepada warga yang terdampak pandemi Corona.

Secara simbolis, bantuan beras diserahkan langsung Bos Sari Buana, Ferry kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Rembang,   H Abdul Hafidz yang juga Bupati Rembang, Selasa (21/4/2020).

Hubungan Masyarakat Sari Buana, Mohammad Suyudi mengatakan bantuan beras diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Kami tidak ada tendensi apapun selain ingin membantu masyarakat Rembang yang mengalami kesulitan akibat Covid-19 ini," ucapnya.

Bupati H Abdul Hafidz selaku Ketua Gugus Tugas mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT Sari Buana yang telah penuh kerelaan memberikan bantuan beras kualitas premium berlabel Bahien.

"Tentu ini akan bermanfaat bagi warga masyarakat karena kondisi saat ini masyarakat kita banyak yang kena dampak dari Covid-19 ini. 

Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih pada Om Ferry selaku managemen atau pengusaha beras dari PT Sari Buana ikut andil besar di dalam memfasilitasi terhadap kondisi masyarakat yang sekarang mengalami dampak terhadap Covid-19 ini," ucap Hafidz.

Hafidz menambahkan untuk pendistribusian beras nantinya disalurkan warga sesuai data yang diusulkan dari desa.

Diakuinya solidaritas warga Rembang untuk saling membantu cukup tinggi dan menjadi motivasi tersendiri bagi Gugus Tugas dan masyarakat Rembang untuk melawan wabah Covid-19. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Panen Vaname di Tambak Tireman. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, KOTA - Petani tambak di Rembang berharap pemerintah bisa segera menangani wabah virus corona (COVID-19) agar tidak berdampak besar pada sektor perekonomian utamanya penjualan udang Vaname.

Salah seorang petani Vaname asal Tireman, Kecamatan Rembang, Andi Fatosa mengaku selama ini pasar terbesar udang Vaname adalah ekspor ke sejumlah negara Eropa. Jika virus corona yang kini mewabah di berbagai belahan dunia tidak segera teratasi dipastikan akan mengganggu penjualan hasil panenan.

“Semoga (Corona) segera teratasi. Jika keadaan berlarut akan berpengaruh pada harga jual karena pasar terbesar Eropa. Sementara ini ya mengandalkan ekspor. Kalau pasar domestik ada, tapi permintaan tidak sebesar luar negeri," ucap Andi, Ahad (15/3/2020).

Andi menambahkan, saat ini dampak yang dirasakan petani tambak udang Vaname di Rembang memang masih kecil. Tapi bila keadaan berlarut, bukan tidak mungkin harga Vaname akan terjun bebas.

Saat ini harga Vaname size 100 laku Rp47 ribu, size 90 Rp50 ribu, size 30 Rp86 ribu, size 40 Rp76 ribu.

Sebelumnya, harga udang Vaname size 100 masih di kisaran Rp60.000 per kilogram. Sedangakan size 60 laku di kisaran Rp70.000.

Andi menambahkan harga jual udang Vaname mengalami penurunan sedikit dibanding sebelumnya. Hal itu disebabkan karena permintaan mengalami penurunan.

"Ada penurunan. Semoga segera kembali normal. Jangan sampai lockdown, bisa rugi nanti kalau ekspor juga ditutup," imbuhnya.

Andi menegaskan meski mengalami penurunan harga jual tetapi petambak udang Vaname tetap bisa meraup keuntungan meski jumlahnya berkurang.

Ia berharap wabah Corona dapat segera berakhir sehingga pasar kembali normal dan harga juga berpihak kepada petani. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
sesepuh sedulur Sikep Banjarejo Blora, Mbah Lasiyo mengatakan alam memang boleh diolah, asal jangan dirusak. (Rembangcyber)
REMBANGCYBER.net, Rembang - PT Semen Gresik dan Sedulur Sikep sepakat dalam upaya penguatan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal serta pelestarian alam dan lingkungan hidup.

Upaya penguatan ini penting sebagai warisan nilai-nilai luhur untuk generasi masa depan.

Komitmen tersebut merupakan buah dari kegiatan "Sarasehan Sikep Kumpule Balung Pisah Nguri-Nguri Budoyo Sareng PT Semen Gresik" yang digelar di Pendopo Agung Sedulur Sikep Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.

Perwakilan manajemen PT Semen Gresik Syaichul Amin mengatakan hubungan baik antara perusahaan persemenan terkemuka ini dengan sedulur sikep sudah berjalan lama, bahkan sebelum pabrik rembang beroperasi. Hubungan baik itu terjalin lantaran tidak adanya perbedaan dalam nilai-nilai dasar yang dipedomani kedua belah pihak.

"Silaturahmi dan komunikasi antara kita bukan kali ini saja. Semisal saat pagelaran wayang kulit untuk memeriahkan HUT ke-6 PT Semen Gresik beberapa waktu lalu, kita juga komunikasi bahkan Mbah Lasiyo dan sesepuh sedulur sikep lainnya hadir ikut memeriahkan. Hal ini bisa terjadi karena kita punya komitmen yang sama untuk menjaga budaya dan kearifan lokal termasuk soal alam," kata Syaichul Amin yang juga Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik ini, Selasa (3/3/2020).

Untuk diketahui, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kearifan lokal sedulur sikep sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Kearifan lokal itu menambah kekayaan khazanah budaya di Tanah Air. Beberapa kearifan lokal ala sedulur sikep ini seperti sikap menghargai dan menghormati sesama manusia hingga komitmen menjaga alam.

Menurut Syaichul Amin, ajaran sedulur sikep tentang pentingnya menjaga alam selaras dengan konsep pembangunan industri yang selaras dengan kelestarian lingkungan hidup dan berkelanjutan yang dipedomani Semen Gresik. Dan komitmen itu sudah dipraktikkan Semen Gresik selama bertahun-tahun.

Salah satu wujudnya berupa kegiatan reklamasi pascatambang yang diterapkan di Tuban. Eks area tambang Tuban 1 kini sudah menjadi hutan dengan berbagai keanekaragaman hayatinya. Bahkan lebih hijau dari saat sebelum ditambang. Lokasi eks tambang itu berubah menjadi “Arboretum Bukit Daun Hutan Koleksi dan Konservasi” yang menjadi destinasi wisata baru warga Tuban dan sekitarnya.

"Kita mau mengajak sedulur sikep untuk melihat langsung area Arboretum Bukit Daun di Tuban. Kita juga akan buat Arboretum Bukit Daun Hutan Koleksi dan Konservasi di Rembang. Bahkan dengan konsep yang lebih baik lagi. Tuban adalah gambaran masa depan Rembang,” jelas Syaichul Amin.

Sementara itu, sesepuh sedulur Sikep Banjarejo Blora, Mbah Lasiyo mengatakan alam memang boleh diolah, asal jangan dirusak. Dan menurutnya hingga kini Semen Gresik sudah membuktikan jika pengelolaan alam yang dilakukan memang tidak merusak. Dan bahkan membawa kemanfaatan baru bagi alam dan lingkungan sekitarnya.

"Ibu bumi wis maringi, ibu bumi tansah dijogo supoyo lestari. Semen Gresik sampun mbuktikaken ngelestariaken ibu bumi engkang sampun maringi. Kanti upoyo reklamasi, kanti upoyo reboisasi," tandas Mbah Lasiyo didampingi sedulur sikep lainnya. (Ril)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupari Rembang H Abdul Hafidz memamerkan hasil pertanian saat pembukaan Expo Agro 2020, Sabtu (22/2/2020). (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, KOTA -  
Dinas Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menggelar Expo Agro 2020 di kompleks kantor dinas setempat, Sabtu (20/2/2020).

Acara ini berlangsung selama tiga hari hingga Senin 24 Februari 2020.

Sebanyak 55 stan dari perwakilan 14 kecamatan se-Kabupaten Rembang turut ambil bagian.

Bupati Hafidz mengatakan Pemkab Rembang senantiasa berupaya untuk menciptakan masyarakat Rembang yang sejahtera dengan mewujudkan kedaulatan pangan melalui peningkatan kapasitas ekonomi rumah tangga berbasis pertanian.

Hal itu dilakukan karena mayoritas penduduk Rembang bermata pencaharian sebagai petani.

"Oleh sebab itu pemberdayaan potensi pertanian harus ditingkatkan. Baik di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan dan peternakan, yaitu dengan cara mempromosikan potensi dan hasil pertanian, perkebunan dan peternakan. Selain itu juga dengan memberikan motivasi para petani dan pelaku usaha tani untuk lebih meningkatkan usaha agrobisnis serta memperluas jaringan," ucapnya.

Hafidz menambahkan, memantapkan kemitraan dengan dunia usaha untuk mengembangkan akses pasar global juga sangat penting. Misalnya dengan memamerkan berbagai komoditas yang merupakan produk unggulan.

"Beberapa produk unggulan yang ada di Kabupaten Rembang adalah komuditas tanaman pangan padi, jagung, dan kedelai ini sudah menjadi paten. Kemudian komuditas holtikultura yang terdiri dari duruan dan mangga, kalau mangga ini sudah paten tapi harus dikembangkan terus sehingga tadi ada bantuan bibit mangga harapannya nanti ada peremajaan mangga di Kabupaten Rembang," imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Suratmin mengatakan Rembang Expo Agro 2020 mengusung tema "Menggali potensi lokal menyongsong pertanian maju dan mandiri".

"Banyak produk-produk unggulan lokal Rembang yang berpotensi untuk dikembangkan, namun minim promosi. Sehingga dibutuhkan acara Rembang Expo Agro untuk mempromosikan produk unggulan  demi mengairahkan pertanian di pedesaan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para petani," ucapnya. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz bersama jajaran direksi Semen Gresik menanam pohon Kawis di lahan Edupark, Sabtu (22/2/2020). (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.net, GUNEM - Progam Edupark PT Semen Gresik diresmikan pemanfaatannya oleh Bupati Rembang H Abdul Hafidz, Jumat (22/2/2020).

Edupark yang berdiri di lahan seluas 1,6 hektar dan merupakan bagian dari progam Perkebunan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan Terpadu (P4T) PT Semen Gresik ini diproyeksikan mampu membangun kemandirian pangan, energi dan ekonomi warga sekitar perusahaan.

Peresmian Edupark yang juga dihadiri Forkompinda Rembang dan berbagai elemen masyarakat ini dilakukan di sela-sela kegiatan Adventure Explore Rembang (AER) yang digelar dalam rangka HUT ke-6 PT Semen Gresik.

Event AER yang juga bertujuan mengangkat destinasi wisata berbasis potensi lokal desa sekitar perusahaan dan Kabupaten Rembang ini, diikuti oleh ratusan offroader dari sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Gresik Muchammad Supriyadi mengatakan jajarannya berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta berkontribusi positif untuk kemajuan daerah. Salah satu bentuknya berupa Edupark yang merupakan bagian dari progam P4T PT Semen Gresik.

“Progam Edupark ini multimanfaat. Hasil dari tanaman maupun hewan ternak yang dikelola bisa memenuhi konsumsi harian warga maupun untuk menambah PAD desa melalui BUMDes.”

Supriyadi mencontohkan dari ayam Arab dan burung puyuh bisa diambil telurnya. Sedang lele bisa dimanfaatkan dagingnya. Pisang dan pepaya dimaksimalkan buahnya.

Tak hanya itu, jamur, kangkung, sawi, terong hingga sereh dan tanaman hortikultura lainnya juga bisa dimanfaatkan.

Sedang sapi dimanfaatkan dagingnya. Domba Morino selain daging juga bulunya bisa dimanfaatkan. Kedua hewan itu, termasuk ayam dan puyuh juga bisa dimaksimalkan kotorannya untuk berbagai hal. Kotoran yang dihasilkan berbagai hewan ternak itu sekitar 17 m3. Hasil dari kotoran ternak bisa dimaksimalkan untuk pupuk, pakan ternak,  biogas dan bahkan energi listrik.

Jika dikonversi, hasil kotoran ternak itu setara 5000 watt. Sehingga cukup untuk kompor biogas dan sekaligus lampu penerangan rumah warga.

"Edupark ini multimanfaat karena warga bisa mandiri pangan dan energi. Tak hanya itu juga sekaligus berkontribusi mengangkat perekonomian warga maupun desa. Berdasar hitungan, hasil dari Edupark bisa mencapai Rp12,5 juta per bulan," kata Muchammad Supriyadi, Sabtu (22/2/2020).

Usai diresmikan, pengelolaan Edupark diserahkan ke BUMDes Kajar. Meski begitu, Semen Gresik masih melakukan pendampingan. wawasan terkait progam Edupark akan ditularkan untuk warga desa lain sekitar perusahaan, baik wilayah Rembang maupun Blora. Diharapkan nanti progam multimanfaat tersebut juga bisa dirasakan manfaatnya oleh warga desa lainnya.

"Edupark ini memang diproyeksikan untuk transfer of knowledge bagi warga desa sekitar perusahaan. Progam ini adalah kita harapkan jadi percontohan. Nanti tiap desa sekitar perusahaan bisa memiliki satu produk unggulan yang berbeda satu dengan lainnya," ujarnya.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Menurutnya perusahaan persemenan terkemuka itu punya visi yang luar biasa untuk memberdayakan masyarakat.

Bupati bahkan mengaku tertarik mengembangkan progam ini. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana mengajak BUMDes melihat langsung kegiatan Edupark.

"Ini luar biasa. Semisal contoh ayam Arab dengan investasi Rp36 juta tapi bisa menghasilkan Rp3,6 juta per bulan. Ini secara bisnis akan menguntungkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kajar Sugiyanto mengatakan Edupark bermanfaat menggenjot kualitas SDM warganya. Progam ini menjadi sarana pembelajaran warga untuk memberi nilai tambah pada tanaman dan hewan ternak yang selama ini ada di sekitar mereka.

"Progam ini juga memacu BUMDes Kajar Mbangun Deso lebih kreatif memaksimalkan berbagai peluang. Hasil dari Edupark ini akan kita sinergikan dengan UMKM baik di Desa Kajar maupun desa lainnya agar perekonomian lebih terangkat," harap Sugiyanto. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.


DOA BERSAMA : Jajaran Direksi, Komisaris dan karyawan PT Semen Gresik khusyu memanjatkan doa saat kegiatan Tasyakuran HUT ke-6 yang diperingati 10 Januari 2020. Diharapkan PT Semen Gresik tahun ini mampu mempertahankan dan bahkan meningkatkan   kinerja cemerlang serta  prestasi yang diraih pada 2019.
REMBANGCYBER.net, REMBANG - PT Semen Gresik menatap tahun 2020 dengan lebih percaya diri. Optimisme ini berpijak dari kinerja cemerlang yang ditorehkan jajaran perusahaan persemenan terkemuka ini sepanjang 2019.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifudin saat peringatan HUT ke-6 PT Semen Gresik bertema "Muda Melegenda" yang digelar di Lantai 1 Gedung CCR Pabrik Rembang, Jumat (10/1).

Hadir dalam kegiatan ini, Komisaris PT Semen Gresik Widodo Santoso dan Pamijati Pamela Johanna, jajaran direksi, anak usaha, mitra kerja serta karyawan lintas unit. Selain tasyakuran dan doa bersama, di sela-sela kegiatan HUT ke-6 ini juga dilakukan penandatangan kantong sak semen produksi terakhir tahun 2019 dan sekaligus kantong sak semen pertama tahun 2020.

Mukhamad Saifudin mengatakan Semen Gresik berhasil melewati berbagai tantangan sepanjang 2019 dengan kinerja yang luar biasa. Indikasinya beragam. Mulai dari melonjaknya produktivitas, kualitas produk yang terjaga, kian mapannya budaya inovasi hingga efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya material, energi dan air.

Kinerja keuangan Semen Gresik juga mengkilap. Laba perusahaan melonjak signifikan dibandingkan capaian tahun lalu. Bahkan mencapai 103 % dibanding target korporasi.

"Ini kinerja yang luar biasa. Kita dituntut berlari namun ternyata bisa lebih dari itu. Kita bahkan mampu melompat," kata Mukhamad Saifudin, Jumat (10/1/2019).

Torehan cemerlang ini kian mengkilap berkat apresiasi dan penghargaan bergengsi dari berbagai elemen baik tingkat pusat maupun daerah. Beberapa di antaranya seperti Penghargaan dan Sertifikasi Industri Hijau dari Kementrian Perindustrian, Bendera Emas terkait penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementrian Ketenagakerjaan, Proper Biru dari Kementrian LHK, Top Brand Award hingga Penghargaan Good Mining Practice (GMP) Terbaik 1 perusahaan tambang skala besar dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Mukhamad Saifudin kinerja cemerlang 2019 itu menjadi bekal berharga untuk menghadapi tahun 2020 yang kian kompetitif. Semen Gresik juga akan melaksanakan arahan induk perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk agar kinerja tahun 2020 kian cemerlang. Mulai dari penguatan sinergi, hilirisasi produk hingga memaksimalkan efisiensi di berbagai lini. 

"Kompetisi tahun 2020 masih ketat karena over capacity berlangsung hingga beberapa tahun mendatang. Inovasi harus terus dilakukan semisal pembuatan produk turunan. Sedang peluang efisiensi semisal penggunaan raw material alternatif," jelasnya.

Komisaris PT Semen Gresik Widodo Santoso juga mengapresiasi kinerja cemerlang tahun 2019. Menurutnya berbagai penghargaan semisal Industri Hijau dari Kemenperin, Proper Biru dari Kementerian LHK dan Penghargaan GMP juga kian menegaskan jika Semen Gresik merupakan industri ramah lingkungan.

Berdasar data, Semen Gresik memang berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 123 ton dalam setahun. Selain itu juga efisiensi air sebesar 17,70 %. Bahkan pemakaian daur ulang air limbah (recycle water) tercatat sebesar 100%. Sedang efisiensi energi panas sebesar 7.54% dan efisiensi energi listrik capaiannya 10.90%.

"Capaian ini tidak hanya harus dipertahankan tapi juga ditingkatkan. Saya berharap dalam 3 - 4 tahun mendatang Semen Gresik bisa menjadi industri ramah lingkungan yang jadi percontohan nasional," tandasnya. (Ril)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga akhir tahun 2019 telah berdiri sebanyak 56 Bank Wakaf Mikro (BWM) di seluruh Indonesia. Berdirinya BWM hingga saat ini memiliki kumulatif penerima manfaat sebanyak 25.631 nasabah dan total pembiayaan Rp33,92 miliar atau naik 179,8%.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat meresmikan BWM Bangkit Nusantara di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).

Wimboh mengatakan OJK yang diamanatkan sebagai pengawas sektor jasa keuangan, keberadaannya harus juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyediaan akses keuangan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Skema dalam Bank Wakaf Mikro dirancang sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat kecil, bukan untuk tumbuh menjadi besar menyaingi lembaga keuangan formal lainnya.

"Pembiayaan diberikan tanpa bunga, hanya membayar biaya administrasi sebesar 3% per tahun dan nasabah tidak perlu memberikan agunan/ijin usaha. Cukup hanya membawa KK/ KTP serta mengikuti Pelatihan Wajib Kelompok (PWK) selama lima hari berturut-turut," ucap Wimboh.

Wimboh menambahkan, calon nasabah dan nasabah juga tidak akan dilepas begitu saja, namun ada pemberdayaan dan pendampingan, baik pengembangan usaha kecil, manajemen ekonomi rumah tangga maupun peningkatan kapasitas dan ruhiyah seluruh nasabah BWM melalui Halaqoh Mingguan (Halmi).

Kelompok nasabah yang lulus PWK akan tergabung dalam satu Kelompok Usaha Masyarakat sekitar Pesantren Indonesia (KUMPI). Dengan pembiayaan yang murah dan mudah ini, para nasabah hanya memiliki kewajiban untuk mengangsur Rp20.000 per minggunya.

"Masyarakat yang selama ini punya kegiatan ekonomi yang informal sekala kecil kan susah kalau cari pinjaman formal ke bank atau lembaga formal lainnya. Melalui Bank Wakaf Mikro ini masyarakat bisa terfasilitasi soal pembiayaannya, disamping itu bank wakaf mikro juga akan melakukan pembinaan, sehingga peminjam ini akan dibentuk perkelompok," imbuhnya.

Program BWM merupakan sinergi atau kerja sama antara OJK, donatur, LAZNAS, dan pondok pesantren atau lembaga pendidikan tradisional. Program BWM juga merupakan sarana bagi pondok lesantren mengoptimalkan peran dalam dakwah ekonomi dengan menyediakan pendampingan usaha bagi masyarakat kecil di sekitar pondok pesantren. (Rom)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Tim CSR SG memberikan bantuan kepada Balita gizi buruk. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, GUNEM - PT Semen Gresik peduli dengan persoalan kasus balita gizi buruk di Kabupaten Rembang. Perusahaan persemenan terkemuka ini menggulirkan progam SG AYOMI (Ayo Optimalkan Gizi) agar tumbuh kembang calon generasi penerus ini berjalan sehat sehingga mereka bisa menatap masa depan dengan lebih cerah.

Kegiatan SG AYOMI beragam. Mulai dari pendampingan pola asuh anak dan pemberian makanan penambah gizi yang terjadwal secara periodik hingga pemberian bantuan untuk balita gizi buruk yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Hal ini seperti yang dilakukan Tim CSR PT Semen Gresik Jumat (3/1/2020) ini. Mereka menyerahkan bantuan senilai Rp5 juta untuk balita berusia 2 tahun berinisial LQA yang saat ini menjalani perawatan di Ruang Flamboyan Rumah Sakit dr. R. Soetrasno Rembang.

Balita warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem, Rembang ini didiagnosa mengalami lemah jantung dan infeksi otak. Bahkan diagnosa terakhir juga gangguan paru-paru dan sekaligus gizi buruk. Orang tua LQA termasuk keluarga tidak mampu dan belum terdaftar sebagai penerima program BPJS Kesehatan.

Tim medis RS dr R Soetrasno Rembang. (Rom/Rembangcyber)
Kepala Unit Humas dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik Syaichul Amin mengatakan gizi buruk termasuk persoalan yang mendapat perhatian serius jajarannya. Sebab gizi buruk yang kronis bisa memicu munculnya stunting. Yakni pertumbuhan tubuh balita yang tidak normal untuk usianya. Lazimnya ditandai dengan kerdil, gampang sakit hingga kemampuan kognitif yang tidak optimal.

Terkait hal itu, jajarannya melakukan pendataan terkait kasus gizi buruk khususnya di wilayah sekitar perusahaan. Hasilnya, saat ini sudah ada 42 balita di Kecamatan Gunem yang masuk dalam program SG AYOMI. Agar hasilnya maksimal, pihaknya menggandeng Puskesmas Gunem untuk menangani puluhan balita tersebut.

"LQA ini termasuk dari 42 balita yang ditangani progam SG AYOMI. Kegiatan SG AYOMI ini sejalan dengan progam pemerintah yang juga serius menangani gizi buruk dan stunting," kata Syaicul Amin, usai penyerahan bantuan, Jumat (3/1/2020).

Progam SG AYOMI sudah dimulai sejak September 2019. Semen Gresik mengucurkan anggaran puluhan juta untuk membantu penanganan gizi calon generasi penerus tersebut.

Ayah LQA, Mukijan berterima kasih kepada berbagai kalangan yang telah membantu anaknya. Laila membutuhkan uang Rp5 juta untuk membayar biaya pengobatan selama dirawat di rumah sakit.

IaImengaku tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, biaya pengobatan Laila menjadi tanggungan keluarganya. Oleh karena itu ia berinisiatif membuat surat keterangan tidak mampu (SKTM). Surat keterangan itu sudah diajukan kepada Bupati Rembang agar bisa diterbitkan kartu BPJS Kesehatan yang iuran bulananya ditanggung pemerintah. (Real)

"Makanya saya sangat berterima kasih karena ada yang membantu Rp5 juta sesuai biaya yang harus dibayar ke rumah sakit," tandas Mukijan.
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Semen Gresik terima penghargaan dari Kemenperin di Jakarta, Senin (16/12/2019). (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, JAKARTA -  Kementrian Perindustrian RI dan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) menganugerahkan Penghargaan Industri Hijau dan Sertifikasi Industri Hijau kepada PT Semen Gresik, Senin (16/12/2019) di Jakarta.

Penghargaan yang diserahkan oleh Sekjend Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono dan dihadiri pejabat kementerian dan lembaga, duta besar hingga KADIN ini kian menegaskan visi PT Semen Gresik sebagai perusahaan persemenan terkemuka yang ramah lingkungan dan paling efisien di kawasan Asia Tenggara.

Penghargaan yang diraih Semen Gresik untuk kategori industri besar. Capaiannya tergolong istimewa karena menempati peringkat teratas yakni level 5 dengan interval nilai 90,1 - 100.

Proses verifikasi dan penilaian kedua penghargaan yang dilakukan oleh tim assessment dan audit dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan instansi terkait lainnya ini meliputi berbagai hal. Mulai dari proses produksi yang meliputi progam efisiensi produksi, materal input, energi, air, teknologi proses, SDM dan lingkungan kerja di ruang produksi.

Lalu kinerja pengelolaan limbah/emisi (progam penurunan emisi gas rumah kaca, sarana pengelolaan hingga pemenuhan baku mutu lingkungan) dan terakhir manajemen perusahaan yang meliputi standar operasi, CSR, penghargaan hingga kesehatan karyawan.

Direktur utama PT Semen Gresik, Mukhamad Saifudin menyampaikan penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen perusahaan yang telah melakukan berbagai upaya signifikan terkait efisiensi penggunaan sumber daya material, energi dan air. Penghargaan ini juga menegaskan jika berbagai aktivitas yang dilakukan Semen Gresik sesuai dengan regulasi dan kebijakan pemerintah.

"Semen Gresik berkomitmen berbagai proses yang dilakukan harus berkelanjutan. Karena selain ramah lingkungan, upaya itu juga berbuah efisiensi di berbagai lini. Ujungnya akan lebih meningkatkan daya saing kita dalam bisnis persemenan yang kian kompetitif," kata Mukhamad Saifudin, saat kegiatan Penganugerahan Penghargaan Industri Hijau, Rintisan Teknologi Litbang Unggulan, Sarana Penelitian Industri Terapan Penyerahan Sertifikat Industri Hijau tahun 2019 yang digelar di Gedung Kementerian Perindustrian RI, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29 % hingga tahun 2030. Komitmen itu ditindalanjuti dengan berbagai kebijakan. Salah satunya Peraturan Menteri Perindustrian tentang Peta Panduan Pengurangan Emisi CO2 Industri Semen di Indonesia.

Terkait emisi gas rumah kaca, Semen Gresik berhasil menurunkan CO2 sebanyak 123 ton dalam setahun terakhir. Capaian ini didukung dengan efisiensi air sebesar 17,70 %. Bahkan pemakaian recycle water tercatat sebesar 100%. Sedang efisiensi energi panas sebesar 7.54%. Efisiensi energi listrik capaiannya 10.90%. Terkait efisiensi pemakaian bahan baku capaian Semen Gresik sebesar 8.30%. Selain itu, penggunaan material alternatif sebagai substitusi bahan baku sebesar 2.04%.

“Overall Equipment Effectiveness (OEE) Semen Gresik Pabrik Rembang tercapai 75%. Capaian positif ini akan terus kita tingkatkan. Tahun 2020, kita targetkan bisa meraih ISO 50001:2011 tentang Sistem Manajemen Energi,” jelas Mukhamad Saifudin.

Sekjend Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan Penghargaan Industri Hijau dan Sertifikasi Industri Hijau akan menaikkan daya saing industri. Sebab saat ini pasar peduli dengan industri yang concern kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi, perusahaan yang meraih penghargaan berhak menggunakan logo industri hijau sesuai ketentuan yang ditetapkan. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan insentif yang saat ini masih dalam proses pengkajian.

"Insentif bisa berupa fasilitas fiskal sesuai ketentuan dan non fiskal semisal pelatihan penerapan industri hijau. Tahun depan kita targetkan ada lebih banyak perusahaan yang mengikuti kebijakan industri hijau karena bisa menaikkan daya saing industri," tandasnya.

Penghargaan Industri Hijau dan Sertifikasi Industri Hijau ini melengkapi berbagai penghargaan lain yang diraih Semen Gresik terkait pengelolaan lingkungan.

Tahun ini, Semen Gresik juga meraih Proper Biru dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), penghargaan Good Mining Practice (GMP) dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng hingga ISO 14001:2015 tentang Manajemen Lingkungan. (Muh/SG)

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Bupati Rembang, H Abdul Hafidz didampingi Kepala
 Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana saat meresmikan Jalan Antardesa di skitar pabrik. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, GUNEM - PT Semen Gresik membangunan akses jalan penghubung dan penunjang aktivitas perekonomian, pendidikan hingga sosial budaya warga desa sekitar perusahaan.

Pembangunan jalan tersebut menelan biaya Rp2,75 miliar.

Akses jalan yang dibangun Semen Gresik sepanjang 2,25 kilometer dan lebar 3,5 meter mulai dari pos jaga 106 Perhutani hingga Pertigaan Desa Pasucen.

Sebelumnya, kondisi badan jalan yang tiap hari dilewati ratusan pengguna kendaraan mulai dari truk hingga sepeda motor ini rusak parah. Akses penghubung warga Desa Tegaldowo, Kajar, Timbrangan, Pasucen dengan jalan raya Rembang - Blora ini berlubang, bergelombang, berdebu serta berbatu dan membahayakan keselamatan pengendara.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan pembangunan akses jalan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang ingin terus berkontribusi positif untuk masyarakat dan daerah. Proses pembangunan akses jalan ini juga melibatkan puluhan warga sekitar perusahaan serta BUMDes Kadiwono dan BUMDes Pasucen yang merupakan mitra binaan Semen Gresik.

"Jalan ini sangat vital karena merupakan satu-satunya akses penghubung warga sejumlah desa dengan jalan raya Rembang - Blora, turut wilayah Desa Kadiwono. Kalau kondisinya kian parah warga harus memutar ke Perempatan Sulang yang jaraknya bisa mencapai belasan kilometer," kata Gatot Mardiana, Jumat (25/10/2019).

Sejak 2017 atau dua tahun terakhir, PT Semen Gresik sudah membiayai pembangunan sejumlah jalan di wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp8,81 miliar. Seperti jalan Galonan - Tireman (jalan lingkar timur Rembang) sepanjang 2,2 kilometer yang menelan anggaran Rp3,57 miliar, pembangunan akses jalan di Dukuh Dukoh Desa Tegaldowo, Rembang dengan biaya Rp784,2 juta hingga akses jalan di Dukuh Tambakselo Desa Ngampel, Kabupaten Blora sebesar Rp589,9 juta.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Menurutnya pembangunan infrastruktur ini tak hanya sesuai dengan upaya yang dicanangkan pemerintah saja, namun juga memang berdampak positif bagi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang kondisinya rusak juga akan mempengaruhi perekonomian masyarakat dan daerah.

"Pedagang dari Blora yang beraktivitas di Pasar Tegaldowo Rembang lewat jalan ini. Jadi memang ini vital. Kalau infrastruktur bagus maka pertumbuhan ekonomi bagus dan inflasi juga bisa ditekan," tandasnya. (Rom)