Kategori Bertita: "Kuliner"
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kepala MTs Sunan Bonang Sarang  M Haidar Tajuddin sedang menikmati es teh. (Rom/Rembangcyber)

REMBANGCYBER.NET, KOTA - Siapa yang tak kenal dengan es teh. Minuman ini selain cocok dinikmati pada siang hari utamanya saat kemarau, juga pas sebagai pendamping setiap menu masakan khas Indonesia. Apalagi bila Anda menyantap makanan bercitarasa pedas.

Es teh kerap menjadi pilihan minuman andalan untuk menemani makanan. Rasanya yang manis menyegarkan dan harganya yang sangat terjangkau  membuat es teh menjadi minuman favorit. Apalagi sinar matahari begitu terik, segelas es teh manis dapat menjadi pelepas dahaga yang mujarab.

Es teh tersaji di mana-mana mulai kelas warung hingga restoran mahal. Selain menyegarkan es teh memberi banyak manfaat. Es teh tidak manis lebih bermanfaat daripada es teh manis
Berikut beberapa manfaat minum es teh bagi kesehatan.


Es teh mengandung beberapa antioksidan yang baik untuk tubuh kita. Antioksidan membantu mengurangi risiko stroke dan serangan jantung dan juga mengurangi kemungkinan kondisi peradangan.

Es teh seperti halnya teh panas, membantu dalam memerangi bau mulut dan plak.

Es teh telah terbukti membantu orang dengan tekanan darah tinggi, karena bertindak sebagai antibiotik.

Es teh hijau lebih baik untuk program penurunan berat badan dan untuk mencegah gigi berlubang, dibandingkan es teh biasa.

Tapi, mengkonsumsi es teh berlebihan juga berpotensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko menderita batu ginjal.

Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal.

Selama musim panas, orang bisa mengalami dehidrasi akibat banyak berkeringat. Dehidrasi yang dikombinasikan dengan banyak konsumsi es teh, bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.

Sebaiknya, konsumsi es teh secara wajar demi kesehatan ginjal. Minuman lemon (yang bukan bubuk) juga bisa menjadi pilihan yang baik. Lemon kaya akan sitrat, yang menghambat pertumbuhan batu ginjal.

Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih. (Rom)

Diolah dari berbagai sumber


Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Rengginang teri. (Rom/Rembangcyber)
REMBANGCYBER.NET, KALIORI - Kabupaten Rembang memiliki banyak destinasi wisata dan kuliner khas yang bikin lidah bergoyang.

Nah untuk melengkapi traveling Anda ke Kota Garam ini, jangan lupa oleh-oleh khas  Rembang yang layak Anda borong.

Salah satu oleh-oleh khas Rembang yang patut Anda coba adalah rengginang teri.

Rengginang atau yang biasa disebut krecek ini,  rasanya renyah dan gurih. Ya, jajananan dengan bahan dasar beras ketan ini merupakan camilan khas Rembang yang saat ini tengah digandrungi masyarakat.

Maklum saja, saat ini sudah memasuki musim hujan. Jadi  rengginang teri bisa menjadi teman asyik saat santai bersama keluarga maupun teman-teman.

Pengusaha rengginang teri, Sanyoto. (Rom/Rembangcyber)
Salah seorang produsen rengginang teri asal Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, Sanyoto mengaku permintaan pasar saat ini sangat tinggi. Tidak hanya pasar lokal Rembang melainkan juga luar Rembang.

"Ya mungkin karena rasanya yang berbeda dari jenis rengginang lainnya. Jika rengginang biasa dominan rasa bawang, namun rengginang teri dominan rasa teri sehingga lebih gurih " ucap Sanyoto, Kamis (17/1/2019).

Sanyoto mengaku, awal mula punya inovasi membuat rengginang teri ini terinspirasi dari rengginang trasi yang lebih dulu populer di masyarakat.

“Ada teman yang menyarankan saya untuk membuat cemilan dengan bahan dasar ikan. Kemudian saya mencoba membikin rengginang teri ini,” imbuh pria yang memiliki lesung pipit ini.

Ketekunan dan keuletannya mengembangkan rengginang teri  membuahkan hasil yang menggembirakan.

"Dulu kita pasarkan hanya di warung dan toko sekitar. Lama kelamaan semakin dikenal banyak orang. Kemudian kami mencoba memasarkan keliling Rembang dan alhamdulillah," tambahnya lagi.

Walhasil, untuk mendapatkan rengginang teri yang diproduksinya saat ini sangat mudah. Hampir di setiap toko jajanan atau camilan di Rembang selalu menyediakan rengginang teri produksinya.

Bahkan produk rengginang terinya saat inj juga sudah menembus daerah lain, seperti Kabupaten Pati, Blora, dan Kudus.

Sanyoto, bukanlah satu-satunya orang yang memproduksi rengginang teri di Kabupaten Rembang.

Karena banyak peminatnya, saat ini sudah banyak bermunculan industri rumah tangga pembuatan rengginang teri yang tersebar di Kecamatan Kaliori, Rembang dan Lasem.

Semakin banyak yang memproduksi, tentunya mereka akan berlomba dan bersaing untuk menjaga kualitas rasa terbaik sehingga rengginang teri dapat semakin dicintai dan membumi. Iya kan??

Selain itu, rengginang teri juga semakin mudah didapatkan.

Nah, karena gampang mencarinya,  pastikan rengginang teri menjadi daftar camilan wajib yang harus Anda beli.

Camilan ini juga cocok untuk oleh-oleh lho. Selain harganya yang sangat terjangkau, rengginang ini juga bergizi karena terbuat dari beras ketan yang dipadu dengan ikan teri yang memiliki nilai gizi tinggi.

Penasaran, silakan buktikan sendiri. (Rom)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Ini Rahasia Kelo Mrico Yang Bikin Ketagihan
REMBANG - Anda igin membuat sayur Kelo Mrico Khas Rembang yang mak nyoss?? Ini rahasianya.

Bahan – Bahan
Semua ikan laut yg bisa dimasak seperti embilang, dukang/kedokan, keting, kerapu, kerang-kerong, ikan pethek, ikan-ikan jenis travely dll. Jenis cat fish lebih diutamakan karena dagingnya lebih ulet dan tidak mudah hancur.

Bumbu:
  1. 1/2 jempol tangan terasi
  2. 3 jempol kaki asam jawa
  3. 2 jempol tangan kunyit
  4. Garam secukupnya
  5. 7 kemiri
  6. 2 sdm mrica
  7. 7 bawang merah
  8. 3 bawang putih
  9. 1 ons cabe merah keriting
  10. 1 ons cabe rawit
  11. 1 jempol kaki laos
  12. Air secukupnya
Cara Memasak
Campur semua bumbu dan haluskan jadi satu.  Kemudian masukkan air ke dalam panci lalu didihkan.  Setelah air mendidih lalu masukkan bumbu halus ke dalam panci. Tunggu sampai mendidih lagi.

Setelah mendidih masukkan ikan segar yang akan dimasak, lalu tunggu sampai mendidih kembali.  Untuk menjaga keutuhan ikan di dalam panci maka ikan jangan terlalu sering diaduk karena ikan sangat mudah sekali hancur. Selamat mencoba. (AM)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kelo Mrico Rembang Bikin Ketagihan - Berita Rembang
REMBANG, RembangCyber.Com - Rembang merupakan daerah yang memiliki garis pantai terpanjang di Jawa Tengah mencapai 63 KM. Artinya, Rembang kaya dengan ikan laut yang siap diolah menjadi menu masakan sesuai selera.

Salah satunya yang paling moncer adalah Sayur Kelo Mrico Khas Rembang. Penasaran??

Masakan berupa sayur dengan bahan dasar ikan laut segar ini memiliki citarasa yang khas. selain itu, juga mengandung gizi tinggi. Itulah mengapa sayur mrico sangat terkenal dan banyak diburu orang.

Membuat sayur mrica bukanlah hal yang sulit, hanya dibutuhkan ketelatenan dan racikan bumbu rempah yang pas agar rasanya juga lezat.

Eit, anda gak perlu repot memasak sendiri untuk merasakan lezatnya kelo mrico khas Rembang. Di Rembang, kelo mrico sangat mudah dijumpai.

Ingin meraskan nikmatnya Kelo Mrico Rembang, silakan anda berkunjung ke Kota Garam. Banyak warung yang menyediakan sayur mrico karena banyak yang memburunya. soal rasa, lidah yang menialinya. Hmmm.......Bisa dibuktikan. (AM)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
5 Manfaat Gambas Bagi Kesehatan

4. Membantu Memperlancar Peredaran Darah
Peredaran darah sering tidak lancar akibat aktivitas, konsumsi lemak berlebih maupun kelaianan pembuluh darah. Hal tersebut dapat diatasi dengan konsumsi gambas secara rutin. Caranya :

    Ambil gamabas  250 gram dan jamur kuping hitam 20 gram
    Masaklah sesuai dengan selera
    Konsumsi masakan tersebut dengan berbagai variasi yang dapat Anda buat minimal 1 minggu sekali.


5.  Memperbanyak dan Memperlancar Air Susu Ibu (ASI)
Bagi seorang Bunda yang menyusui, ASI merupakan hal yang pokok untuk diperbanyak baik dengan konsumsi obat maupun makanan-makanan yang dapat memperlancar ASI. Gambas dapat dijadikan sebuah pilihan, caranya :

    Tumbuklah buah gambas.
    Setiap 6 gram bubuk gambas diseduh dengan setengah gelas air hangat.
    Diminum 2 kali sehari untuk memperlancar ASI.


Demikian 5 manfaat dari gambas. Sebaiknya memang mengkonsumsi gambas secara rutin sesuai dengan menu variatif Anda,.

Dengan variasi menu kebutuhan akan zat pembangun dan pengatur akan terpenuhi. Dengan konsumsi makanan-makanan alami maka tubuh akan semakin sehat, menghindari berbagai dampak buruk dari makanan instan yang saat ini beredar luas.

TAMAT
Sumber: www.revolusiilmiah.com
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Berikut 5 manfaat gambas  bagi kesehatan

Beberapa penyakit ternyata dapat dibantu proses kesembuhannya dengan menggunakan gambas tersebut. Penyakit yang dimaksud diantaranya Radang kelenjar telinga sampai dengan Cacingan.

Namun selain untuk pengobatan penyakit, gambas dapat pula digunakan untuk menjaga kesehatan.

Manfaat apa saja dan bagaimana cara menyajikannya, berikut selengkapnya.

1. Membantu pengobatan Radang Kelenjar Telinga
Untuk membantu radang kelenjar telinga, cara menyajikan gambas sebagai berikut :

    Ambil gambas sebanyak 500 gram, Dipotong kecil-kecil
    Ambil sambiloto 50 gram
    Rebus gambas dan sambiloto dengan air 2 liter sampai air tersisa kurang lebih 500 cc
    Minum hasil rebusan tersebut 2-3 kali sehari.


2.  Pengobatan Penyakit Cacingan
Penyakit cacingan dibantu penyembuhannya dengan gambas, caranya :

    Ambil biji gambas hitam 30 gram (Untuk anak-anak) atau 40-50 gram (Untuk dewasa).
    Tumbuh halus biji gambas
    Seduhlah hasil tumbukan (bubuk) tersebut dengan air hangat secukupnya.
    Diminum 1 kali sehari sampai kondisi membaik atau cacingnya hilang.


3.  Pengobatan Penyakit Radang Usus
Radang usus ringan dapat dibantu dengan konsumsi buah gambas. Cara menyajikannya sebagai berikut :

    Ambil buah gambas yang sudah cukup tua secukupnya.
    Panggang buah gambas tersebut hingga tampak kering.
    Tumbuk hasil panggangan hingga halus.
    Setiap 20 gram bubuk gambas dapat diseduh dengan air hangat setengah gelas.
    Diminum 2 kali sehari sampai peradangan usus membaik.

BERSAMBUNG
Sumber:www.revolusiilmiah.com
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Gambas atau oyong merupakan jenis sayuran dari suku labu-labuan. Gambas diolah sebagai sayuran ketika masih muda.
Bagi Anda yang memiliki pekarangan, menanam gambas menjadi salah satu pilihan yang tepat. Tanaman merambat tersebut termasuk mudah dalam hal penanaman.

Termasuk tanaman di iklim tropis yang membutuhkan ketersediaan air yang cukup. Namun perlu diperhatikan bahwa gamabs mudah terserang hama seperti kumbang daun, ulat tanah dan ulat buah.

Sebagai salah satu sayuran, tentunya gambas memiliki berbagai manfaat, terutama sekali untuk kesehatan.

Ingin Tahu manfaat gambas?  (AM)
BERSAMBUNG

Sumber:www.revolusiilmiah.com






Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Istimewa
Apa minuman favorit anda saat berbuka puasa? Mungkin es kelapa muda adalah salah satu pilihan tepat untuk berbuka, tidak hanya segar, tapi daging buah kelapa muda yang lembut sangat cocok untuk berbuka. Air kelapa juga tidak kalah menyegarkan, apalagi dengan kandungan manfaatnya yang sangat luar biasa bagi tubuh.

Tak heran jika air kelapa sering disebut sebagai minuman isotonik alami karena kandungan nutrisinya yang cukup banyak. Ada beberapa alasan mengapa air kelapa sangat baik untuk berbuka puasa, diantaranya:

Kandungan air kelapa sangat efektif untuk mendinginkan dan mengatur keseimbangan suhu tubuh, terumata bagi kita yang tinggal di wilayah tropis.

Kandungan kalsium, magnesium dan potassium dalam air kelapa dapat meningkatkan sirkulasi darah. Air kelapa sebagai isotonik alami berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan mencegah dehidrasi.

Sifat air kelapa yang anti bakteri dan antivirus sangat ampuh untuk mengobati gangguan pencernaan. Apalagi, ketika puasa, lambung akan kosong selama kurang lebih 14 jam. Asam di lambung yang berlebihan biasanya akan membuat perut terasa perih. Air kelapa, bisa sangat bermanfaat untuk mengobati perih di lambung ini.

Anda sedang diet? Ada baiknya mengkonsumsi air kelapa, karena air kelapa dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

Terakhir, air kelapa ternyata efektif untuk menurunkan kadar kolesterol. Karena itulah, orang-orang dengan penyakit darah tinggi dan diabetes sebaiknya meminum air kelapa untuk berbuka puasa karena manfaatnya yang bisa mengontrol kadar gula darah.

Sumber : Facebook 88DB Bugar Indonesia
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Dumbeg, jajanan khas Rembang
REMBANG, RC - Pernahkah Anda menyantap jajanan dumbeg? Saat menyantapnya, dijamin lidah Anda akan terus bergoyang sambil merem melek menikmati kelezatannya yang khas.

Dumbeg merupakan jajanan khas Rembang yang sudah moncer. Biasanya, jajanan ini hanya tersedia pada saat acara sakral digelar seperti tasyakuran sedekah bumi maupun sepasar manten.

Namun belakangan, karena banyaknya permintaan, jajanan dumbeg menjadi salah satu jajanan yang mudah didapat di pasar-pasar tradisional.

Makanan ini terbuat dari tepung beras yang dibumbui dengan gula kelapa yang kemudian dibungkus menggunakan daun bogor atau lontar dengan cara dililitkan menyerupai kerucut.

Dumbeg rasanya sangat khas. Namun yang paling menarik adalah aroma pembungkusnya yang terbuat dari daun lontar. Karena mengalami proses pemanasan, maka bau lontar tersebut meresap ke dalam makanan. Hal ini menimbulkan aroma yang khas.

Bahan dasar dumbeg terdiri dari tepung beras, gula pasir/gula aren dan ditambahkan garam serta  air pohon nira (legen).  Namun, banyak juga yang ditaburi buah nangka/kelapa muda yang dipotong sebesar dadu untuk pelengkap dan variasi rasa.

Dumbeg Rembang yang paling lezat kebanyakan berasal dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Sulang seperti Bogorame, Pranti, Seren, Jatimudo. Selain di Sulang, dumbeg juga mudah ditemukan di Desa Pohlandak Kecamatan Pancur dan Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang. (RC1)
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kuliner ( Soloraya Cyber ) – Ceker ayam memang familiar di Indonesia. Bayangkan, sejak bayi boleh mencicipi nasi tim, kaki ayam sudah jadi hidangan favorit sehari-hari.

Setelah bayi belajar jalan, makin rajin orangtua kita memasok kaki ayam pada sajian nasi timnya. Konon, kaki bayi bisa bertambah kuat kalau sering diberi kaki ayam.

Sebagian pakar sering protes dengan pendapat ini. Alasannya, bagian ayam yang bergizi tentulah dagingnya. Sementara kaki ayam, jelas-jelas tanpa daging. Kalaupun ada bagian kulitnya yang agak tebal, pasti tidak ikut dimakan oleh si bayi.

Menanggapi pendapat mereka, para orangtua tidak serta-merta mundur. Kaki ayam tetap saja diikutsertakan dalam membuat nasi tim bagi bayi-bayi mereka.

”Ya sudahlah kalau tidak ada gizinya. Paling tidak kita bisa memanfaatkan rasa gurihnya. Toh dulu-dulu juga kita bisa sehat begini, kan antara lain karena kaki ayam,” kata seorang ibu yang jelas-jelas emoh meninggalkan kebiasaan yang sudah turun-temurun itu.

Kaki ayam memang berasa gurih, hingga orang dewasa pun banyak yang hobi makan kaki ayam. Entah kaki ayam yang dimasak ala dimsum atau kaki ayam yang dijadikan keripik bergengsi yang harganya luar biasa melambung.

Lantas, betulkah kaki ayam sama sekali tidak bermanfaat? Atau betulkah kaki ayam bisa menguatkan kaki dan otot bayi hingga lebih cepat berdiri kokoh lalu berjalan? Mari kita lihat apa saja yang terkandung dalam kaki ayam itu.
?
Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. Kalau terkena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin-agrinin-glisin.

Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Dengan begitu, memang masuk akal juga kalau para orangtua tetap bertahan untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anak mereka. Sebab, jenis asam amino prolin dan hidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan anak.

Betul memang kaki ayam tidak berdaging, tapi seperti diuraikan di atas, saat terkena panas, kolagen yang terkandung di dalam kaki ayam akan segera mengalir dan bergabung dengan nasi tim. Nah, kolagen inilah yang kita manfaatkan, bukan dagingnya.

Memang untuk mendapatkan gizi yang cukup, anak tidak hanya perlu mendapat kaki ayam, tapi juga tentu dagingnya. Meski begitu, kebiasaan memberi anak makan kaki ayam tetap tak perlu ditinggalkan. Fungsi kolagen bukan cuma untuk pertumbuhan anak. Orang yang menderita rematik pun amat dianjurkan sering-sering makan kaki ayam. Kenapa begitu? Karena protein kolagen ayam memiliki antigen yang bersifat imunogenik.

Critanya, di dalam tubuh kita terdapat dua macam antigen, yakni antigen asing dan antigen diri. Setiap antigen bisa bersifat antigenik dan imunogenik. Antigen yang antigenik dapat berikatan dengan antibodi, meski tidak bisa merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap antigen. Sementara antigen yang imunogenik juga berikatan dengan antibodi spesifik, tapi bisa pula menghasilkan antibodi spesifik terhadap antigen. Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita rematik.

Tentu hubungan sang antigen tadi dengan penyakit rematik punya uraian ilmiah yang panjang sekali, yang agak sulit kita pahami sebagai orang awam. Yang jelas, makan kaki ayam secara rutin mulai dianjurkan bagi penderita rematik.

Betapapun hebatnya peran si kaki ayam, tentu kalau cuma ditim atau direbus belaka, Anda enggan menyantapnya bukan? Apalagi kalau dihidangkan setiap hari. Begitu juga dengan nasi tim si kecil. Jangan coba-coba cuma menghadirkan nasi tim dengan kaki ayam yang itu-itu saja dari hari ke hari. Bisa-bisa si kecil kelak tidak doyan makanan lain atau malah tidak mau makan.

Nasi tim tentu bisa kita buat bervariasi dengan menambahkan bahan lain secara berganti-ganti. Kaki ayam untuk pengobatan ini pun bisa kita olah jadi hidangan lezat yang variatif. Yang jelas, olahlah kaki ayam dengan cara direbus atau ditim, bukan digoreng. Kaki ayam yang digoreng sudah rusak struktur protein kolagennya akibat suhu yang tinggi. Perebusan dan pengetiman tidak boleh lebih dari 100 derajat Celsius agar tak merusak protein si kaki ayam. Meski hanya boleh direbus dan ditim,sebetulnya kaki ayam bisa dibuat menjadi berbagai jenis hidangan.
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kuliner ( Soloraya Cyber ) – Tidak lengkap rasanya bila berwisata ke Umbul Pengging Banyudono  Boyolali tanpa menikmati Sosis Mbah Bedug. Lokasi warung yang berada di Depan Pojok Selatan Pasar Pengging tidaklah sulit untuk dijangkau.

Sosis Mbah Bedug sendiri terkenal sejak tahun 1950-an. Dinamakan Bedug, karena sang pemilik yang bernama Karto, dulunya adalah penabuh bedug di Masjid Pengging.

Soss Bedug merupakan  salah satu kuliner terkenal di Obyek Wisata Pengging Banyudono Boyolali. Sosis ini besarnya memang tidak sama dengan namanya, namun pengemarnya mulai menteri hingga kusir andong. Dalam perekembangannya saat  ini, Sosis Bedug dikelola oleh anak sulung mbah Karto, Tatik Haryanti.

Sosis Bedug dengan isi daging sapi ini tidak hanya dikenal di masyarakat pengging, namun juga warga Jakarta, Soloraya, Semarang yang kebetulan berwisata ke pengging pasti menyempatkan diri singgah menikmati sosis bedug. Bahkan sosis inipun disukai seorang Menteri hingga  kalangan kusir andong yang sering hilir mudik mengantar penumpang ..

Menurut  Tatik , untuk mempertahankan citarasa, dirinya tetap menggunakan resep peninggalan mbah karto dan pengorengan sosis dilakukan mendadak,

“ Biar tetap hangat  saat dinikmati, “ imbuhnya.
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Kuliner ( Soloraya Cyber ) - Paduan berwisata di udara gunung sambil menikmati kuliner enak dan lezat itu bisa ditemui agrowisata Amanah yang terletak di Jalan Raya Tawangmangu Km 34 Srandon, Karangpandan, Karanganyar.

Hangatnya kuliner bandeng bakar, ikan nila bakar, ayam bakar, udang goreng dengan lalapan sayuran organik segar hasil perkebunan organik milik sendiri, diterpa semilirnya udara sejuk Gunung Lawu. Cocok bagi rombongan keluarga, selera makan pun menjadi lahap , apalagi sebelum makan sempat berjalan jalan di kompleks outbond yang dilengkapi sarana bermain water boom dan memetik buah strawberry segar di green house strawberry.

Pemilik agrowisata Amanah bernama Sripomo Widjojo sastro (68) akan menyapa ramah kepada pengunjung.”Silakan, mau jalan-jalan dulu di kompleks agrowisata Amanah yang dilengkapi tempat pabrik roti, kebun strawberry, pengolahan limbah, dapur limbah, perikanan, peternakan juga sejumlah kamar untuk tamu yang menginap atau langsung makan ,”ujar Sripomo pensiunan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Menurut Sripomo sajian menu di Amanah selalu disajikan dalam bentuk masakan segar. Bahan baku seperti ikan, ayam serta sayuran segar organik dari hasil peternakan maupun perkebunan sendiri.

Nasi putih hangat tersaji dalam cething (tempat nasi tradisional.Red). Ikan bandeng bakar empuk dengan bumbu yang mrasuk ke dagingnya,ayam bakar, udang goreng dengan lalapan sayuran organik segar berupa selada, kacang panjang, timun, tomat, daun pepaya, daun singkong dan kemangi. Tak lupa mangkok kecil berisi sambal ukeg tersedia bagi penyuka pedhas.

“Semua sayuran menggunakan pupuk organik sehingga menyehatkan bagi tubuh manusia yang mengkonsumsinya,”papar Sripomo.

Menengok di ruangan dapur olahan Amanah bisa kita jumpai beberapa jumlah pesanan makanan berupa bandeng bakar, ayam goreng kremes, pepes ikan, sayur asem serta lalapan dibuat seketika dipilih dari bahan-bahan yang masih segar memetik di kebun milik Amanah.

“Seperti namanya Amanah, kami hanya menyajikan menu makanan yang halal,”ujar Sripomo.
Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
REMBANG (RC) - Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP dan P4K) Kabupaten Rembang gencar melakukan edukasi kepada masyarakat terkait keanekaragaman makanan tradisional dengan memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan pangan utama.

Salah satu cara yang ditempuh adalah menggelar lomba mengolah makanan tradisional berbahan baku tanaman lokal, Senin (25/5/2015).

Kepala BKP dan P4K, Dwi Purwanto mengatakan, lomba bertujuan meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang keanekaragaman makanan tradisional dan kue inovatif dengan memanfaatkan tanaman lokal.

“Ini guna mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk menciptakan makanan berbasis bahan makanan lokal non beras sebagai pakan utama,” tegasnya.


Kabid Pangan BKP dan P4K, Sri Prabandari mengatakan, peserta berasal dari 14 PKK Kecamatan dan 14 kelompok dari Kelompok Wanita Tani (KWT).

"Mereka harus kreatif berkreasi dengan memanfaatkan bahan pokok lokal seperti kaerut,  ketela dan umbi-umbian, dan tales," terangnya.

Rembang Cyber merupakan media online Kabupaten Rembang yang mengabarkan berita rembang terkini, rembang hari ini, seputar rembang dan sekitarnya.
Boyolali (Soloraya Cyber) – Kabupaten Boyolali menggelar festival kuliner makanan Tradisional. Kegiatan dilaksanakan di alun alun Pemkab Boyolali, Sabtu- Minggu (16- 17/5).

Beragam makanan dan jajanan di pamerkan rangkaian peringatan HUT Boyolali ke-168.  Uniknya, makanan yang disajikan tak sekedar dipamerkan semata, namun pengunjung bisa langsung mencicipi aneka makanan sesuai harga yang tertera. “Festival diadakan untuk mengenalkan kembali makanan tradisonal  seperti getuk, apem, klepon, cenil, Nagasari dan makanan tradisional lainnya,’ kata Ketua Panitia Mulyono Santoso.

Dijelaskan, festival sekaligus menghadirkan pedagang makanan yang biasa berjualan di Boyolali maupun kawasan Solo Raya. Dari Boyolali, hadir Soto Mbok Giyem yang terbukti laris hingga sekarang. Juga ada gado- gado, dawet maupun aneka jenis makanan lainnya.

Tercatat sebanyak 60 pedagang meramaikan kegiatan tersebut. Diharapkan, kegiatan tersebut bisa menjadi ajang untuk mengenalkan aneka makanan tradisional kepada masyarakat, utamanya generasi muda.

“Jangan sampai anak muda hanya kenal pizza maupun CFC,” kata Mulyono Santoso yang juga kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Boyolali, sebelum mebuka acara.

Padahal, makanan seperti getuk, nagasari, dawet, gado- gado, soto sudah dikenal enak sejak dulu. Makanan itu juga bergizi dan harganya murah.

“Kami tidak ingin makanan tersebut dilupakan masyarakat. Jadi kami memboyong pedagang langsung ke sini untuk menjajakan makanan tersebut,” katanya.

Selain festival makanan, juga digelar permainan tradisional. Pesertanya adalah anak- anak sekolah. Mereka memperagakan sejumlah permainan seperti engklek, bentik, batengklek dan permainan kelereng. Permainan tradisional tersebut mendapat sambutan meriah pengunjung, terutama anak- anak.

Salah satu pengunjung, Supardi (49) mengaku senang melihat festival makanan dan permainan tradisional. Selain dimaksudkan agar anak muda sekarang tidak lupa, juga sekaligus sebagai ajang nostalgia. Dia mengaku kembali teringat saat masa kanak- kanak di desa.

“Dulu saat malam hari, jika libur maka anak- anak sering bermain di halaman. Apalagi jika bersamaan dengan malam bulan purnama, halaman rumah pasti ramai,” pungkasnya.